Seantero.id, KUKAR – Komitmen pemuda Kalimantan Timur dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (Pepelingasih) Kaltim menggelar Gerakan Semai Kehidupan Banua Etam di Desa Tani Bakti, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (8/2).
Kegiatan penghijauan tersebut diisi dengan penanaman sekaligus pembagian bibit tanaman kepada masyarakat. Sebanyak 325 bibit disalurkan sebagai langkah awal mendorong pemulihan lingkungan dan menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah pedesaan.
Ketua Panitia kegiatan, Nadilla Putri, mengatakan gerakan ini lahir dari kepedulian pemuda terhadap kondisi lingkungan yang perlu dijaga secara berkelanjutan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar upaya penghijauan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.
“Melalui gerakan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat lingkungan. Penanaman bibit ini diharapkan menjadi awal dari kebiasaan baik dalam mencintai alam,” ujar Nadilla.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga membuka ruang partisipasi bagi pemuda dan pemudi Sambodja Barat untuk terlibat langsung dalam aksi pelestarian lingkungan. Peran generasi muda dinilai sangat strategis sebagai penggerak perubahan menuju lingkungan yang lebih asri dan berkelanjutan.
“Pemuda memiliki tanggung jawab besar sebagai agen perubahan. Dengan aksi sederhana seperti menanam dan merawat pohon, kami berharap kesadaran lingkungan bisa tumbuh sejak dini,” tambahnya.
Gerakan Semai Kehidupan Banua Etam ini sejalan dengan semangat pembangunan hijau nasional yang menempatkan kelestarian alam sebagai bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. Sinergi antara pemuda dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan dampak positif jangka panjang bagi Banua Etam. (Lln)









