Seantero.id, JAKARTA – Dinamika kepemimpinan di kursi parlemen kembali bergulir. Politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, secara resmi kembali mengemban amanah sebagai pimpinan di Komisi III DPR RI. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar untuk mengisi posisi strategis guna menggantikan rekan separtainya, Rusdi Masse.
Pergantian formasi pimpinan ini dilakukan melalui rapat pleno yang dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan DPR RI. Kehadiran Sahroni di pucuk pimpinan komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan ini diharapkan mampu memberikan energi baru dalam mengawal berbagai isu krusial bersama mitra kerja seperti Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK.
Momen pengambilan keputusan berlangsung cukup singkat namun tegas. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang memimpin jalannya persidangan, langsung meminta persetujuan dari seluruh anggota komisi yang hadir di ruang rapat.
“Ahmad Sahroni akan ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Rusdi Masse. Untuk itu kami sebagai pimpinan rapat akan menanyakan kepada Anggota Komisi III DPR RI, apakah Ahmad Sahroni dapat disetujui untuk ditetapkan sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI,” tanya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat pleno pelantikan pimpinan Komisi III DPR RI, Kamis (19/2/2026) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Pertanyaan tersebut langsung disambut dengan jawaban kompak dari para peserta sidang. “Setuju,” jawab seluruh anggota rapat yang hadir, diikuti dengan ketukan palu sidang sebagai tanda pengesahan resmi.
Penetapan kembali sosok yang akrab disapa “Crazy Rich Tanjung Priok” ini dinilai sebagai langkah tepat mengingat pengalamannya yang cukup panjang di komisi tersebut. Di sisi lain, performa Rusdi Masse selama menjabat juga mendapatkan apresiasi positif dari internal fraksi maupun rekan sejawat di legislatif.
Dengan nakhoda baru ini, publik menaruh ekspektasi tinggi agar Komisi III DPR RI semakin responsif terhadap aspirasi masyarakat, terutama terkait penegakan keadilan dan transparansi hukum di Indonesia. Sahroni diharapkan mampu menjaga sinergi yang solid antar fraksi demi kelancaran fungsi legislasi maupun pengawasan ke depannya. (Sen)









