Ada 6 Juta Data Ganda, Penerima MBG Berpotensi Berkurang

Kepala BGN Sudaryono (Instagram: @sudaru_sudaryono)

Seantero.id, JAKARTA – Kepala BGN Sudaryono dalam keterangannya saat konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta Pusat, 6 Agustus 2026. Mengatakan adanya potensi penurunan jumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) usai ditemukannya data ganda penerima manfaat.

Kepala BGN pengganti Nanik S Deyang tersebut menjelaskan data ganda tersebut terjadi karena seorang anak tercatat di 2 intansi yang berbeda.

Sudaryono mencontohkan, seorang anak terdaftar sebagai siswa di Madrasah Tsanawiyah di bawah Kementerian Agama, dan juga tercatat sebagai santri di pondok pesantren,” ungkap Sudaryono.

Ia pun menerangkan pemerintah akan terus berkoordinasi agar tidak ada lagi kejadian data ganda dalam program tersebut, mulai dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan.

Sudaryono pun menyebut angka pengurangannya yang mencapai sekitar 6 juta penerima.

“Kalau nggak salah ada pengurangannya ada sekitar ya ada 6 juta (penerima MBG),” terang Kepala BGN Sudaryono. (Dd)

Share it:

Baca Juga