Zulhas Ungkap Presiden Risau Masalah Sampah 80 Tahun Tidak Selesai

Seantero.id, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas. Dalam keterangannya mengatakan bahwa persoalan sampah di Tanah Air menjadi salah satu hal yang membuat Presiden Prabowo risau, karena belum terselesaikan cukup lama.

Keresahan Presiden Prabowo tersebut disampaikan Zulhas saat menghadiri deklarasi gerakan pilah sampah dan perencanaan HUT ke-498 Jakarta, di kawasan Car Free Day, Jalan H.R. Rasuna Said, 10 Mei 2026.

“Presiden betul-betul risau, tidak mungkin kita menjadi bangsa yang maju dan hebat kalau mengelola sampah saja kita tidak bisa,” ujar Zulhas menyampaikan.

Dalam arahannya, presiden menegaskan bahwa persoalan sampah menjadi hal mendasar yang harus segera diselesaikan.

Zulhas menyebut bahwa dalam rapat terbatas, presiden telah beberapa kali mempertanyakan lambatnya penanganan sampah di Tanah Air.

“Presiden mengatakan ‘kenapa sudah 80 tahun sampah enggak selesai-selesai?'” kata Zulhas.

Menko Bidang Pangan Kabinet Merah Putih tersebut kemudian menyinggung terkait proses perizinan proyek pengelolaan sampah, yang dinilainya menjadi salah satu faktor penghambat.

Zulhas mengatakan dalam 11 tahun terakhir, hanya ada dua proyek pengolahan sampah yang mendapatkan izin.

Namun demikian, dua proyek pengelolaan sampah tersebut juga mengalami hambatan, hingga tidak bisa berjalan.

“Sebelas tahun, dua. Dua pun, yang satu tidak bisa jalan, yang satu kadang jalan kadang tidak,” jelas Zulhas.

Zulhas menerangkan pemerintah RI di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini telah menerbitkan Perpres Nomor 109 Tahun 2025, untuk memangkas rantai perizinan sampah menjadi energi listrik. Pemerintah menargetkan penanganan sampah darurat di 71 kota yang tergabung dalam 22 Aglomerasi dapat diselesaikan paling lambat bulan Mei 2026.(Dd)

Share it:

Baca Juga