Seantero.id, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai mematangkan persiapan seleksi Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2026 dengan melibatkan seluruh kecamatan untuk menjaring inovasi terbaik dari masyarakat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Tita Deritayati, meminta pemerintah kecamatan segera melakukan pendataan dan pembinaan terhadap inovasi TTG yang dinilai potensial untuk diikutsertakan pada ajang tingkat kabupaten.
“Setelah sosialisasi ini, kami berharap kecamatan segera bergerak melakukan konsolidasi dan pembinaan agar peserta yang diusulkan benar-benar siap,” ujar Tita, Senin (4/5).
Menurutnya, kegiatan TTG bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana untuk mendorong kreativitas masyarakat dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat dan dapat diterapkan langsung di lingkungan sekitar.
Dalam proses seleksi, terdapat sejumlah aspek penilaian yang menjadi perhatian, mulai dari kebermanfaatan teknologi, nilai inovasi, kemudahan penerapan, hingga dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, administrasi peserta juga menjadi syarat penting yang harus dipenuhi sebelum mengikuti tahapan penilaian di tingkat kabupaten.
Berdasarkan jadwal pelaksanaan, pendaftaran dan pengumpulan nama peserta dilakukan pada 6–7 Mei 2026. Selanjutnya pengumpulan dokumen administrasi, materi presentasi, serta video dokumenter dijadwalkan pada 12–14 Mei 2026.
Tahapan pemaparan dan presentasi lurah akan berlangsung pada 19 Mei 2026, dilanjutkan rapat penetapan juara pada 25 Mei 2026 dan pengumuman pemenang pada 30 Mei 2026.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) PPU, Nicko Herlambang, menilai pelaksanaan TTG dapat menjadi media evaluasi sekaligus pengembangan inovasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Melalui kegiatan ini, pemerintah kecamatan dan kelurahan dapat melihat potensi inovasi yang bisa dikembangkan untuk mendukung program pembangunan daerah,” kata Nicko.
Ia berharap seluruh kecamatan dapat aktif mendorong masyarakat untuk menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan lokal yang mampu memberikan solusi praktis bagi lingkungan sekitar.
Pemenang seleksi tingkat kabupaten nantinya akan mendapatkan pembinaan lanjutan sebelum mewakili PPU pada ajang TTG tingkat Provinsi Kalimantan Timur hingga nasional yang dijadwalkan berlangsung Agustus 2026. (Bey)









