Wamendagri Sebut Kaltim Sedang Didampingi Secara Khusus

Seantero.id, JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya. Dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya tengah mendampingi Kalimantan Timur (Kaltim), terkait cukup banyak aduan masyarakat di daerah tersebut.

“Kaltim ini sedang kita, sedang kita dampingi secara khusus. Karena banyak aduan dan juga kita mencermati opini yang ada di publik,” ungkap Wamendagri Bima Arya, 27 April 2026, di Jakarta.

Ia mengingatkan agar pemerintah provinsi yang dipimpin Gubernur Rudy Mas’ud tersebut dapat berhati-hati dalam menggunakan anggaran.

“Dan kita terus mengingatkan agar betul-betul berhati-hati dengan APBN, agar dialokasikan sesuai dengan semangat efisiensi,” tuturnya.

Bima menegaskan jika pengadaan barang tersebut dinilai tidak penting lebih baik dipertimbangkan untuk dibatalkan. Terlebih, pengadaan yang dimaksud dianggap tidak memberikan dampak pada masyarakat.

“Nah ini yang harus diperhatikan betul oleh Pak Gubernur, dan kami meminta Pak Gubernur untuk betul-betul mempertimbangkan kembali, mengkaji kembali ya,” kata Bima.

“Ya kalau tidak prioritas ya batalkan saja, ya kalau tidak dirasakan oleh warga, ya tidak usah dilanjutkan lagi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri mengingatkan agar penggunaan anggaran selalu mengedepankan prinsip efisiensi seperti yang kerap disebut-sebut dipemerintahan saat ini, dan juga prinsip etika.

“Kami selalu mengingatkan Pak Gubernur ya, walaupun secara formal prosedur itu sudah ditempuh ya, pembahasan-pembahasan itu, tapi kan kemudian ada prinsip efisiensi, ada juga soal etika,” imbuhnya.

Diketahui, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud. Tengah menjadi sorotan warganya terkait kabar pengadaan kursi pijat dan akuarium laut di rumah jabatan, yang nilainya tidak sedikit.(Dd)

Share it:

Baca Juga