Seantero.id, LEBANON – Kembali TNI kehilangan 1 prajurit terbaiknya, Praka Rico Pramudia yang tengah bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB di zona konflik di Lebanon dikabarkan meninggal dunia.
Praka Rico Pramudia gugur akibat serangan militer Israel yang menghantam pos UNIFIL di Adchit Al Qusayr.
Rico menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Beirut usai berada dalam kondisi kritis pasca ledakan proyektil menghantam pos UNIFIL di mana ia betugas.
Pihak otoritas PBB telah menyampaikan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh rakyat Indonesia atas meninggalnya Rico Pramudia.
“UNIFIL menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan kolegs Kopral Pramudia serta Tentara Indonesia dan Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia atas kehilangan yang tragis tak tergantikan ini,” tulis pernyataan resmi dari pihak UNIFIL.
Dengan tegas UNIFIL menuntut komitmen penuh dari seluruh pihak yang bertikai untuk dapat menjungjung tinggi kewajiban berdasarkan hukum internasional.
“Kami menuntut dari semua pihak agar mereka menjungjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional, dan memastikan keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB,” tegasnya.
Diketahui, sebelum Rico. TNI juga telah kehilangan 3 prajuritnya yang tengah bertugas di Lebanon sebagai Pasukan Perdamaian. Mereka adalah Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, dan Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan.(Dd)









