Wabup PPU Tertibkan PKL di Depan RS Aji Putri Botung, Tawarkan Lokasi Relokasi

Wabup Muin saat sosialisasi bersama para pedagang yang menggunakan bahu jalan untuk berjualan. (Ist)

Seantero.id, PENAJAM – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin, bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan depan Rumah Sakit Umum Aji Putri Botung.

Peninjauan tersebut melibatkan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta Dinas Perhubungan PPU guna memastikan ketertiban lalu lintas dan pemanfaatan ruang publik tetap sesuai aturan.

Dalam kegiatan itu, rombongan menemukan sejumlah pedagang yang berjualan di trotoar dan pinggir jalan, sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas serta kenyamanan pengguna jalan.

Waris menyampaikan bahwa pihaknya memberikan arahan secara langsung kepada para pedagang agar tidak lagi berjualan di area terlarang tersebut. Hal ini mengacu pada aturan dari Dinas Perhubungan dan kepolisian lalu lintas terkait penggunaan badan jalan dan trotoar.

“Kami mengimbau para pedagang untuk tidak berjualan di trotoar maupun di pinggir jalan karena dapat mengganggu lalu lintas dan melanggar aturan yang berlaku,” ujarnya, Senin (20/4).

Sebagai solusi, Pemkab PPU menawarkan lokasi alternatif bagi para pedagang untuk tetap bisa berusaha tanpa melanggar ketentuan. Lokasi relokasi disiapkan di area belakang Kantor Polres PPU, lengkap dengan akses jalan yang memadai.

“Kami tidak melarang mereka berjualan, tetapi kami arahkan ke tempat yang lebih tertata. Di belakang Polres sudah kami siapkan akses jalan dan lokasi yang lebih nyaman, baik untuk penjual maupun pembeli,” jelasnya.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban di kawasan rumah sakit sekaligus tetap mendukung aktivitas ekonomi para pelaku UMKM di PPU. (Bey)

Share it:

Baca Juga