Seantero.id, BANDUNG – Pertandingan antara Persib Bandung melawan Dewa United, pada 20 April 2026, di Banten International Stadium, dalam laga tandang BRI Super League, dipastikan tanpa disaksikan langsung oleh penonton.
Dikutip dari laman Persib, keputusan tidak diperbolehkan adanya penonton tersebut tertuang dalam surat Dewa United bernomor 375/DUFC/FO/III/2026.
Dalam surat tersebut diterangkan, bahwa keputusan tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas surat rekomendasi izin pertandingan dari Polres Serang Kota, serta merujuk pada Perpol Nomor 10 Tahun 2022 terkait Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
Menanggapi keputusan tidak akan dihadirkannya para penonton di lapangan tersebut, pelatih klub Mang Bandung, Bojan Hodak, menganggap hal tersebut menjadi keuntungan bagi pihak lawan.
“Saya rasa Dewa sudah terbiasa bermain tanpa penonton. Menurut saya, ini justru keuntungan bagi mereka, bukan kami,” ujar Bojan, 17 April 2026.
Berbeda dengan timnya, yang terbiasa bertanding disaksikan banyak penonton di stadion, keputusan tersebut dinilai menjadi sebuah kerugian bagi para anak asuhnya.
“Bagi kami, kami terbiasa bermain di depan suporter, tak peduli apakah itu fans kami yang memberikan dukungan atau fans yang menghujat kami,” lanjutnya.
Kembali ia mengaskan bahwa keputusan yang telah diambil bukan sebuah keuntungan bagi timnya di pertadingan pekan ke-28 kompetisi BRI Super League 2026/2026 tersebut.
Di tempat terpisah, Head of Communication Persib, Adhi Pratama. Memberikan imbauan agar para suporter timnya atau Bobotoh untuk dapat mengikuti keputusan yang telah diambil.
“Kami telah menerima surat resmi dari pihak Dewa United, kami meminta dengan sangat kepada bobotoh untuk tidak memaksakan diri datang ke stadion,” imbau Head of Communication Persib Bandung tersebut.(Dd)









