30 Hari Peristiwa Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus, Sejumlah Aktivis Suarakan Ini

Aktivis KontraS Andrie Yunus (Instagram: @kontras_update)

Seantero.id, JAKARTA – Bertepatan dengan 30 hari peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Koalisi Masyarakat Sipil melakukan aksi turun ke jalan.

Para aktivis tersebut melakukan unjuk rasa, berjalan dari Kantor YLBHI hingga jembatan di Jalan Talang, Jakarta Pusat, yang jaraknya sekitar 1 kilometer.

Massa aksi menyusuri titik yang diduga menjadi lokasi penguntitan hingga tempat di mana aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras beberapa waktu lalu.

Menurut perwakilan massa aksi, Hema. Kegiatan tersebut merupakan respon atas dampak psikologis yang dialami para aktivis lainnya setelahnya kejadian penyiraman tersebut terjadi.

Dalam kesempatan tersebut ia menekankan terkait pentinya solidaritas sesama aktivis, dan juga upaya untuk dapat mengusut tuntas kasus tersebut.

“Kegiatan ini adalah upaya yang kami lakukan untuk bersama-sama melawan ketakutan,” tegas Hema, 12 April 2026, di Jalan Talang, Jakarta Pusat.

“Kami meyakini bahwa solidaritas adalah kekuatan untuk melawan teror tersebut,” lanjutnya.

Di 30 hari terjadinya peristiwa penyiraman, Hema menegaskan bahwa Andrie Yunus berhak mendapatkan keadilan, dan pengungkapan kebenaran atas apa yang terjadi.(Dd)

Share it:

Baca Juga