Seantero.id, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Dikabarkan menjadi korban tindakan pemerasan disertai pengancaman dari empat orang yang mengaku sebagai pegawai KPK.
Dalam laporannya yang disampaikan pada pihak Metro Jaya, Kamis (9/4/2026), malam. Ahmad Sahroni mengaku dimintai uang senilai Rp 300 juta, disertai ancaman dari empat orang yang mengaku bagian dari KPK.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto. Membenarkan adanya laporan kasus dugaan pemerasan dan pengancaman terhadap politisi, Ahmad Sahroni.
Menurutnya, usai pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan pihak KPK menindaklanjuti laporan tersebut, akhirnya para pelaku berhasil ditangkap.
Budi mengatakan keempat terduga pelaku ditangkap di wilayah Jakarta Barat. Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sejumlah uang mata uang dolar Amerika Serikat (AS).
“Para terduga pelaku diamankan di wilayah Jakarta Barat. Dalam kegiatan tersebut, tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang sejumlah USD17.400,” kata Budi.
Polisi mengungkap modus empat pegawai KPK gadungan yang diduga memeras politisi dari Partai NasDem tersebut, terduga pelaku memeras korban senilai Rp 300 juta dengan dalih pengurusan perkara.
“Laporan tersebut tentang pengancaman dan pemerasan yang diduga sebagai orang yang mengatasnsmakan salah satu lembaga publik terkait tentang pengurusan perkara,” ungkap Budi Hermanto, 10 April 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut menerangkan bahwa pelaku juga telah mencemarkan nama pimpinan KPK. Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman kejadian yang menimpa Ahmad Sahroni tersebut.(Dd)









