Masuk Menit Akhir, Legenda Boaz Solossa Jadi Pahlawan Kemenangan Persipura

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan (tengah) menyebut kemenangan atas Persiba Balikapapan tidak mudah. (Berbi Ollan/Seantero)

Seantero.id, BALIKPAPAN – Persipura Jayapura berhasil membawa pulang poin penuh usai menaklukkan Persiba Balikpapan dalam lanjutan pekan ke-23 Liga 2 Pegadaian Championship. Bermain di Stadion Batakan, tim tamu menang tipis dengan skor 0-1.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, dengan kedua tim saling menekan namun gagal menciptakan gol sepanjang waktu normal. Kebuntuan akhirnya pecah di masa tambahan waktu.

Boaz Solossa yang masuk sebagai pemain pengganti tampil sebagai penentu kemenangan. Striker senior itu mencetak gol pada menit ke-90+4, sekaligus memastikan Persipura mengamankan tiga poin penting.

Gol dramatis tersebut menjaga peluang Persipura untuk tetap bersaing dalam perebutan tiket promosi ke Liga 1 musim depan. Sementara itu, Persiba harus menerima kekalahan di kandang sendiri meski sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.

Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, memuji penampilan anak asuhnya dalam mencuri poin kontra Persiba Balikpapan. Kemenangan ini dipersembahkan untuk masyarakat Papua dan khususnya suporter yang banyak melakukan nonton bareng (Nobar).

“Kemenangan di menit-menit akhir patut kita syukuri. Pertama, selamat buat pemain, terima kasih buat masyarakat Papua, buat suporter Persipura. Saya tahu mereka selalu berdoa dan banyak sekali nobar di beberapa tempat,” ucap Rahmad usai laga, Sabtu malam 4 April 2026.

Dirinya juga mengapresiasi perjuangan Persiba. Katanya, bukan hal mudah dalam pertandingan tersebut. Sebab, Beruang Madu kini sedang berjuang untuk keluar dari zona merah playoff degradasi ke Liga 3.

“Persiba juga sudah memberikan suatu perlawanan yang luar biasa. Kita mencoba untuk mengontrol permainan dari mulai menit awal. Sayang, dari beberapa peluang yang kita ciptakan, kita gagal mengonversikan menjadi gol, dan itu terus berulang di babak kedua,” jelas RD, biasa disapa.

Ia menyebut, Persiba mencoba beberapa kali serangan balik dengan cepat dan mempunyai sekira tiga peluang. Di sisi lain, anak asuhnya juga menciptakan banyak peluang, namun masih menemukan kebuntuan dalam cetak gol.

“Sampai akhirnya kita mencoba untuk beberapa alternatif, mulai merotasi beberapa pemain di posisi yang berbeda, sampai mengganti tiga pemain kita, jujur pemain kami tak bermain jelek, hanya memang kita ingin adanya satu perubahan dalam formasi penyerangan,” ungkap RD.

Saat ini Persipura menyisakan 4 pertandingan untuk membuka peluang lolos ke Liga 1. Ia bilang, persaingan papan atas cukup ketat, baik PSS Sleman, Barito Putera hingga Kendal Tornado FC memiliki peluang yang sama.

“Kami tidak mau melihat tim lain, saya akan fokus ke tim saya. Bagaimana menatap dua laga kandang ke depan, termasuk saat away. Saya minta pemain untuk tetap fokus dengan pertandingan di sisa kompetisi,” tutup RD. (Bey)

Share it:

Baca Juga