Ada 29 Gempa Susulan Pasca Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut dan Malut

Gempa magnitudo 7,6 Sulawesi Utara dan Maluku Utara (BMKG)

Seantero.id, JAKARTA – Pasca gempa bumi magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut), BMKG mencatat adanya 29 gempa susulan di Ternate-Bitung.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami (BMKG), Rahmat Triyono. Saat konferensi pers, 2 April 2026, menjelaskan bahwa pihaknya akan memasang alat sensor gempa di wilayah Ternate, Maluku Utara, usai terjadinya gempa magnitudo 7,6.

Menurutnya, tujuan pemasangan alat sensor gempa tersebut untuk menangkap data seisimik yang lebih akurat pasca terjadinya gempa magnitudo 7,6 di Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

“Kami akan memasang portable seismograph di sekitar Maluku Utara dan Ternate. Nanti kita koordinasikan dengan UPTD setempat,” ungkap Rahmat Triyono.

Ia menjelaskan bahwa pasca gempa magnitudo 7,6 pada 2 April 2026, terjadi gempa susulan dengan kekuatan berkisar antara 3,1 hingga magnitudo 5,5.

Meskipun lebih rendah dari gempa sebelumnya dan tidak berdampak serius, Rahmat mengatakan pemasangan alat sensor akan memudahkan pihak BMKG dalam memetakan sebaran gempa susulan secara presisi.

“Catatan gempa-gempa mikro ini, meski tidak berdampak serius, menjadi sangat penting untuk mengetahui seberapa lama gempa susulan akan berakhir,” tuturnya.

Diketahui, sebelumnya, wilayah laut di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, diguncang gempa bumi magnitudo 7,6, pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB, dan berpotensi tsunami.(Dd)

Share it:

Baca Juga