Dukung Operasional Kopdes Merah Putih, Menkop Pastikan Penyaluran Truk dan Pikap Asal India

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono (detik.com)

Seantero.id, JAKARTA – Pemerintah terus mematangkan kesiapan operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh penjuru tanah air. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan penyediaan sarana transportasi logistik berupa armada truk dan pikap. Kendaraan yang didatangkan dari India ini diproyeksikan menjadi tulang punggung mobilitas barang, baik sembako maupun kebutuhan pokok lainnya, dari desa ke kota atau sebaliknya.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan bahwa pengadaan unit kendaraan ini dilakukan secara bertahap. Fokus utama saat ini adalah melengkapi fasilitas bagi koperasi yang pembangunan fisiknya telah mencapai 100 persen. Dengan adanya armada ini, diharapkan distribusi barang bersubsidi dan logistik desa menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.

Dalam acara halalbihalal di Kementerian Koperasi, Jakarta, pada Senin (31/3/2026), Menkop Ferry memberikan penjelasan mendalam. “Sudah ada (truk dan pikap) yang sudah disalurkan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan rasanya sudah cukup memadai serta bisa digunakan untuk mendukung operasional koperasi,” ungkap Ferry. Ia menambahkan bahwa penyaluran 105 ribu unit kendaraan dari India tersebut menyesuaikan progres pembangunan fisik masing-masing unit Kopdes.

Pemerintah sendiri tetap memberikan ruang bagi industri otomotif lokal. Namun, mengingat kebutuhan yang sangat besar mencapai 80 ribu titik Kopdes di seluruh Indonesia, langkah impor menjadi solusi pelengkap. “Kita tetap memprioritaskan industri otomotif nasional. Namun, jika belum mencukupi seluruh kebutuhan, sisanya terpaksa dipenuhi dari negara lain,” jelas Ferry di Jakarta.

Sebelumnya, pada Ahad (29/3/2026), Ferry juga menekankan pentingnya fase operasionalisasi ini. Setiap koperasi nantinya akan mendapatkan satu unit truk, satu unit pikap, serta sepeda motor. Hingga saat ini, ribuan armada sudah mulai didistribusikan ke sekitar 2.400 koperasi yang telah siap.

“Kita akan memasuki tahapan penting, yaitu persiapan operasionalisasi. Ini paling menentukan berhasil atau tidaknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tegasnya. Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini tidak hanya berfungsi sebagai gerai sembako, tetapi juga akan mencakup klinik desa, lembaga keuangan mikro, hingga pusat pergudangan logistik demi kesejahteraan masyarakat desa. (Sen)

Share it:

Baca Juga