Seantero.id, JAKARTA – Memasuki masa mudik dan perayaan Idul Fitri, pemerintah memberikan jaminan terkait ketersediaan layanan medis bagi seluruh warga. Wamenkes Dante Saksono Harbuwono memastikan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan di tanah air selama libur Lebaran 2026 untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan esensial. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya gangguan kesehatan maupun kecelakaan di tengah euforia hari raya.
Meskipun sebagian besar perkantoran tutup, sektor kesehatan tetap beroperasi secara maksimal, terutama untuk menangani kondisi darurat. Layanan di pusat kesehatan telah diatur sedemikian rupa agar masyarakat tetap mendapatkan penanganan cepat saat dibutuhkan. “Walaupun masyarakat libur, tetapi rumah sakit tidak ada yang libur, kecuali polikliniknya. Poliklinik libur tetapi ada Unit Gawat Darurat, di mana masyarakat kalau ada keluhan, ada sakit, itu bisa masuk ke Unit Gawat Darurat,” kata Wamenkes Dante Saksono Harbuwono saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Menurut beliau, dalam satu atau dua hari ini, memang tidak ada jadwal untuk operasi elektif atau tindakan medis non-darurat di rumah sakit. Namun, untuk operasi cito atau kategori darurat, tim medis tetap siaga penuh. “Operasi kecelakaan, harus pasang pen, itu bisa langsung dilakukan,” jelasnya. Selama masa libur, berbagai fasilitas kesehatan menyiagakan sejumlah dokter untuk bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Kesiapan personel medis ini disesuaikan dengan kapasitas masing-masing tempat layanan. “Dokter-dokter kita stand by untuk rumah sakit-rumah sakit, untuk pelayanan-pelayanan yang sifatnya emergency,” tambahnya. Jumlah tenaga medis yang berjaga di IGD pun bergantung pada tipe rumah sakit tersebut. Di rumah sakit besar seperti RSCM, bisa ada 30 hingga 40 dokter yang siaga harian, sementara di RSUD kecil setidaknya ada satu hingga lima dokter yang tetap bertugas.
Tak hanya di dalam kota, layanan medis juga menjangkau para pemudik yang sedang dalam perjalanan. Kementerian Kesehatan telah memetakan titik-titik krusial di sepanjang rute mudik. “Kita selain menyediakan fasilitas pelayanan rumah sakit, juga menyediakan posko-posko kesehatan di jalur mudik,” pungkas Dante. Dengan adanya langkah antisipasi ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan Lebaran 2026 dengan tenang dan tetap terjaga kesehatannya. (Sen)









