Seantero.id, MEDAN – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah di ujung barat Indonesia. Di momen hari kemenangan tahun ini, Kepala Negara memilih untuk melaksanakan salat id di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Kehadiran beliau bukan sekadar untuk beribadah bersama warga, melainkan juga untuk meninjau langsung perkembangan di Aceh pasca-serangan bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Sebelum bertolak ke Serambi Mekkah, Presiden diketahui menghabiskan malam takbiran di Kota Medan, Sumatera Utara. Kedatangan rombongan kepresidenan ini disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah. Langkah ini mempertegas komitmen pemerintah untuk tetap hadir di tengah rakyat, terutama bagi mereka yang merayakan Idul Fitri dalam keterbatasan akibat bencana alam.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Fitri di Aceh Tamiang, Aceh, sekaligus mengecek penanganan pascabencana banjir di wilayah tersebut.
“Jadi besok pagi kami, kita semua terbang ke Aceh, salat Id di sana, bersama warga Aceh khususnya. Kemudian sambil mengecek juga,” ucap Seskab Teddy di Medan, Sumatera Utara, pada Jumat (20/3/2026).
Teddy menuturkan bahwa Presiden akan menunaikan ibadah di lokasi yang berdekatan dengan hunian para pengungsi. Selain itu, beberapa menteri kabinet seperti Mendagri Tito Karnavian dan Menteri PU Dody Hanggodo sudah lebih dulu berada di lapangan untuk memantau situasi teknis. Mereka bersiap memberikan laporan komprehensif terkait pemulihan infrastruktur dan bantuan sosial kepada Presiden pada hari Sabtu.
“Di sana sudah ada Pak Mendagri, sudah ada Menteri PU. Kemudian besok akan disampaikan apa kemajuan dan beliau ingin cek langsung betul di Aceh bagaimana perkembangannya. Kalau di Sumatera Utara tadi di Bandara sudah dapat laporan dari Pak Gubernur juga, perkembangan dan sebagainya,” tambah Teddy di Medan.
Rangkaian kunjungan kerja ini juga akan diisi dengan penyaluran paket sembako kepada masyarakat terdampak. Kehadiran jajaran menteri dan pimpinan TNI-Polri di lokasi menunjukkan bahwa penanganan bencana banjir menjadi prioritas nasional. Dengan meninjau langsung Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3/2026), Presiden berharap proses rekonstruksi dan rehabilitasi dapat berjalan lebih cepat agar kehidupan warga kembali normal. (Sen)









