Mimpi Newcastle Kandas di Camp Nou: Dibantai Barcelona 7-2, Eddie Howe Ungkap Kekecewaan Besar

Barcelona vs Newcastle pada leg kedua 16 besar Liga Champions berlangsung di Camp Nou (AFP)

Seantero.id, BARCELONA – Perjalanan luar biasa Newcastle United di kompetisi kasta tertinggi Eropa harus terhenti dengan cara yang menyakitkan. Bertandang ke markas Barcelona dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, The Magpies harus menerima kenyataan pahit setelah digilas dengan skor telak 7-2. Hasil ini membuat wakil Inggris tersebut tersingkir dengan agregat total 8-3.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Camp Nou ini sebenarnya sempat menyajikan drama yang menarik. Newcastle sempat memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun, momentum positif tersebut buyar seketika sesaat sebelum turun minum. Sebuah insiden di kotak terlarang berujung hadiah penalti untuk tuan rumah yang dieksekusi dengan sempurna oleh Lamine Yamal. Sejak saat itu, kendali permainan sepenuhnya jatuh ke tangan raksasa Catalan.

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya melihat performa lini belakang timnya yang rapuh. “Ini adalah kekecewaan besar bahwa kami tidak bertahan di level yang kami bisa,” jelas Howe, dikutip dari laman resmi UEFA pada Kamis (19/3/2026).

Ia menilai mental anak asuhnya runtuh setelah gol penalti tersebut. “Saya tidak yakin kami sudah pulih secara psikologis dari apa yang terjadi tepat sebelum jeda babak pertama (kebobolan dari penalti Lamine Yamal),” ujar Howe menambahkan. Setelah jeda, gawang yang dikawal Aaron Ramsdale seolah menjadi bulan-bulanan dengan kebobolan lima gol tambahan.

Howe menyayangkan hilangnya energi tim di babak kedua. “Performa kami menurun setelah jeda babak pertama. Saya rasa kami tidak cukup bertahan dengan baik dalam proses terciptanya penalti mereka. Seharusnya kami bermain dengan penuh energi dan antusiasme ketika babak pertama menjadi 2-2,” ungkap pelatih berkebangsaan Inggris tersebut.

Meski skor akhir terlihat sangat mencolok, Howe merasa secara keseluruhan permainan timnya tidak seburuk hasil yang tertera di papan skor. Ia pun tetap mengapresiasi dukungan militan dari para suporter yang hadir langsung ke Spanyol. “Liga Champions adalah tempat yang ingin kami tuju. Para penggemar kami luar biasa malam ini dan ada ikatan yang nyata antara mereka dan para pemain,” tutupnya. (Sen)

Share it:

Baca Juga