Seantero.id, JAKARTA – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, kesiapan keamanan di wilayah ibu kota dan sekitarnya mulai ditingkatkan secara signifikan. Guna menjamin kenyamanan warga selama masa mudik dan libur panjang, Polda Metro Jaya secara resmi meluncurkan skema pengamanan berskala besar. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan ketertiban di titik-titik keramaian.
Fokus utama tahun ini adalah memastikan stabilitas di objek-objek vital serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Berdasarkan koordinasi terbaru, Polda Metro Jaya menerjunkan 6.812 personel untuk mengamankan 1.647 lokasi selama Operasi Ketupat 2026, termasuk bank, pegadaian, hingga depo Pertamina. Penjagaan ketat ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas saat banyak rumah ditinggalkan oleh penghuninya yang pulang kampung.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, memaparkan bahwa jadwal pengamanan telah disusun secara matang agar mencakup seluruh masa krusial Lebaran. “Untuk pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 itu 13 hari ke depan tanggal 13 Maret sampai tanggal 25 Maret ya, rencana pengamanan di wilayah hukum Polda Metro mencakup 1.647 lokasi,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Asep juga merinci pembagian kekuatan dari ribuan petugas yang terlibat di lapangan. Koordinasi antara tingkat polda dan polres menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah hukum mereka. “Yang dari Polri sebanyak 5.092 personel ya, yang kami bagi dua, dari jajaran Polda sebanyak 2.700 (personel) dan Polres sebanyak 2.392 (personel),” tutur Asep.
Selain menjaga pusat perbelanjaan dan instansi keuangan, pihak kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada momen puncak perayaan keagamaan. Beberapa titik yang diprediksi akan menjadi pusat konsentrasi massa saat malam kemenangan tak luput dari pengawasan ekstra. “Dan kami juga akan melakukan pengamanan di 13 tempat ya, di mana tempat tersebut adalah tempat lokasi malam takbiran ya,” kata Asep menambahkan saat ditemui di Jakarta pada Sabtu tersebut.
Dengan pengerahan kekuatan sebanyak 6.812 petugas, diharapkan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan agar seluruh rangkaian Operasi Ketupat ini berjalan sukses tanpa kendala berarti hingga masa arus balik usai. (Sen)









