Seantero.id, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melantik sejumlah pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten PPU, Jumat (13/3/2026) sore.
Pejabat yang dilantik berjumlah 21 orang dengan keterangan jabatan baru, sebanyak 10 orang dengan jabatan tetap atau tidak berubah, serta masih terdapat 4 jabatan kosong yang belum terisi.
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati PPU tersebut turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pejabat di lingkungan Pemkab PPU.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam melakukan penyegaran jabatan sekaligus memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik dengan menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat menduduki posisi strategis di lingkungan sekretariat daerah, badan hingga dinas.
Adapun pejabat yang dilantik di antaranya Sodikin sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia pada Sekretariat Daerah, Margono Hadiyanto sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, serta Aimuddin sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik pada Sekretariat Daerah.
Selain itu, Hadi Saputro dilantik sebagai Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah dan Chairur Rozikin sebagai Asisten III Administrasi Umum.
Sejumlah kepala dinas dan kepala badan juga dilantik, di antaranya Dr. Tur Wahyu Sutrisno sebagai Kepala Badan Pendapatan, Ainie sebagai Kepala Dinas Sosial, Khairudin sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Marjani sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Kemudian Adriani Amsyar menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Agus sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dan Andi Singkerru sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Pada sektor lainnya, Safwana dipercaya sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Muhammad Sukadi K sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Nurlaila sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Selanjutnya Amrullah menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Muh Yusuf Basra sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, serta Fatmawati sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip.
Bupati juga melantik Rozihan Aswad sebagai Kepala Dinas Pertanian, Andi Trasdiarto sebagai Kepala Dinas Perikanan, serta Jansje Grace Makisurat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Sementara itu, beberapa pejabat tetap berada pada posisi sebelumnya, di antaranya Nicko Henbangsamg sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Suhardi sebagai Sekretaris DPRD, Budi Santoso sebagai Inspektur Daerah, serta Tita Deritayati sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Kemudian Fernando tetap menjabat Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Muhyono sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Waluyo sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Muhajir sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Bagenda Ali sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Riviana Noor sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama yang belum terisi, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Kesehatan.
Mudyat bilang, posisi kosong tersebut akan diisi setelah melalui tahapan seleksi usai Hari Raya Idulfitri.
“Sementara ini kita isi Plt (Pelaksana Tugas) dulu, kemudian kita lakukan selter, baru kemudian kita akan isi. Targetnya habis lebaran harus kelar,” tutupnya. (Bey)









