Seantero.id, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan kebijakan tegas menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Seluruh kepala daerah, mulai dari Gubernur hingga Bupati dan Wali Kota, diminta untuk tetap berada di wilayah masing-masing guna memastikan pelayanan publik serta keamanan tetap kondusif selama masa libur Hari Raya 2026.
Langkah strategis ini diambil untuk mengantisipasi dinamika di lapangan, terutama terkait arus mudik dan ketersediaan kebutuhan pokok. Instruksi resmi tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri No. 000.2.3/1171/SJ yang diterbitkan pada tanggal 8 Maret 2026. Melalui aturan ini, pemerintah pusat memberikan mandat agar para pemimpin daerah fokus penuh pada stabilitas area yang mereka pimpin.
Salah satu poin krusial dalam instruksi ini adalah pengetatan izin keluar negeri bagi pejabat daerah. Mendagri menekankan bahwa setiap agenda internasional yang sudah direncanakan harus dijadwalkan ulang demi kepentingan masyarakat luas.
“Terhadap rekomendasi Perjalanan Dinas Luar Negeri (PDLN) atau izin ke luar negeri dengan alasan penting yang telah diterbitkan untuk tanggal keberangkatan dimaksud agar dilakukan pembatalan atau penundaan/penjadwalan ulang agenda kegiatan,” tutur Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3/2026).
Instruksi siaga ini berlaku mulai tanggal 14 hingga 28 Maret 2026. Selama periode dua pekan tersebut, para kepala daerah dan wakilnya tidak diperkenankan meninggalkan tanah air, kecuali untuk urusan yang benar-benar darurat. “Terkecuali kegiatan yang bersifat sangat esensial yang pelaksanaannya merupakan arahan Presiden atau untuk keperluan pengobatan,” tambah Tito memperjelas pengecualian aturan tersebut.
Kebijakan ini diharapkan mampu menjamin kenyamanan warga yang merayakan libur Hari Raya 2026. Kehadiran pemimpin di lapangan dinilai sangat vital untuk memantau langsung koordinasi antarinstansi dalam menangani kepadatan lalu lintas serta menjaga pasokan pangan tetap aman. Kemendagri berharap komitmen para pejabat daerah ini menjadi bentuk dedikasi nyata bagi masyarakat di momen sakral lebaran tahun ini. (Sen)









