Seantero.id, DENPASAR – TNI AU kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar keamanan penerbangan nasional melalui serangkaian pengujian teknologi mutakhir di Pulau Dewata. Kali ini, sebuah pesawat angkut berat tercanggih, Airbus A400M ‘Atlas’, dikerahkan secara khusus untuk melaksanakan proses uji ILS di Bali. Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh instrumen navigasi di wilayah udara tersebut tetap berada pada performa terbaiknya.
Kegiatan yang berpusat di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai ini menjadi sangat krusial. Pasalnya, Instrument Landing System (ILS) merupakan perangkat navigasi vital yang berfungsi memandu pilot melakukan pendaratan dengan presisi tinggi, terutama saat menghadapi cuaca buruk atau jarak pandang yang terbatas. Penggunaan pesawat A400M dalam misi ini bukan tanpa alasan; dimensi besar dan sensor canggih pada pesawat tersebut mampu memberikan data validasi yang sangat akurat bagi sistem di darat.
Misi penting ini juga menjadi bagian dari upaya modernisasi dan pemeriksaan rutin terhadap infrastruktur pertahanan udara. Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan bahwa pengujian ini melibatkan koordinasi teknis yang mendalam untuk memastikan sinkronisasi antara pesawat dan pangkalan.
“Kegiatan uji ILS ini juga bertujuan untuk menguji kesiapan fasilitas pendukung pangkalan,” ungkap Kadispenau saat memberikan konfirmasi secara resmi di Jakarta pada Selasa (3/3/2026). Menurutnya, pengecekan berkala sangat diperlukan agar setiap alutsista yang mendarat di Bali mendapatkan dukungan navigasi yang tepat dan aman.
Hasil dari operasional di lapangan membawa kabar menggembirakan bagi kesiapan pertahanan udara kita. Seluruh proses verifikasi sinyal dan frekuensi navigasi dilaporkan tidak mengalami kendala teknis. Hal ini menegaskan bahwa fasilitas penerbangan di gerbang utama wisata internasional Indonesia tersebut sudah memenuhi kualifikasi standar militer maupun sipil.
“Seluruh rangkaian berjalan aman dan lancar. Hasil pengujian menunjukkan sistem navigasi dan fasilitas pendukung operasional di Lanud I Gusti Ngurah Rai berfungsi optimal,” kata I Nyoman menambahkan. Keberhasilan pengujian oleh TNI AU ini memberikan jaminan bahwa kesiapan operasional di Bali selalu terjaga demi mendukung mobilitas udara, baik untuk kepentingan pertahanan maupun kemanusiaan di masa depan. (Sen)









