Istri Gus Dur Hadir di Acara Buka Puasa Lintas Iman di Gereja Sidoarjo

Istri Presiden RI ke 4 Gus Dur, Sinta Nuriyah (Instagram: @yennywahid)

Seantero.id, JAWA TIMUR – Di minggu ke 2 bulan Ramadhan ini, istri Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah. Melaksanakan kegiatan buka puasa lintas iman di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Acara buka puasa lintas iman di bulan Ramadhan yang dihadiri istri Gus Dur tersebut mempertemukan ratusan warga dari berbagai latar belakang agama dan profesi, dalam upaya memperkuat nilai persaudaraan di tengah keberagaman.

Kegiatan buka puasa lintas iman di bulan Ramadhan tersebut diinisiasi oleh jaringan Gusdurian Sidoarjo, yang memiliki tujuan merawat ruang tolersnsi serta menjadi refleksi sosiak bagi masyarakat.

Tidak hanya para aktivis lintas iman dan jemaat gereja, kegiatan yang jarang dilaksanakan tersebut juga diikuti oleh sejumlah pengemudi ojek online yang turut membaur di dalam area gereja yang biasa digunakan sebagai tempat ibadah umat kristen.

Istri Gus Dur dalam sambutannya di depan masyarakat yang hadir mengajak untuk dapat memaknai ibadah puasa sebagai sarana pengendalian diri, khususnya saat menghadapi dinamika sosial politik di masa sekarang.

Sita Nuriyah dalam penuturannya menekankan tentang esensi ibadah puasa yang bukan hanya menahan rasa haus dan lapar semata namun juga sebagai latihan pengendalian nafsu.

“Puasa adalah latihan mengendalikan nafsu kekuasaan, nafsu marah, dan nafsu saling meniadakan,” jelas istri Presiden RI ke-4 tersebut.

Ia menyebut bahwa kondisi demokrasi sebuah bangsa sangat bergantung kepada sejauh mana masyarakatnya dapat mampu mengedapankan empati dan adab.

Sinta menerangkan bahwa kerukunan yang tercipta dalam ruang-ruang dialog lintas iman menjadi fondasi penting bagi ketahanan dalam suatu bangsa.

Dalam kesempatan penuh keakraban tersebut, kembali ia menyinggung tentang pentingnya menjaga toleransi dengan baik di dalam kehidupan bernegara.

“Kalau kita duduk bersama seperti ini, berbagai makanan dan doa, artinya Indonesia masih punya harapan,” terang istri Gus Dur tersebut di acara buka puasa lintas iman di Sidoarjo, Jawa Timur.(Dd)

Share it:

Baca Juga