Gerak Cepat Prabowo Tangani Bencana Aceh, Mendagri Pastikan Pemulihan Infrastruktur Berjalan Maksimal

Mendagri kunjungi pengungsi Aceh Utara (Merdeka.com)

Seantero.id, JAKARTA – Pemerintah pusat menunjukkan komitmen serius dalam menangani pemulihan pasca bencana yang melanda wilayah Aceh. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran kementerian dan lembaga terkait untuk memprioritaskan percepatan perbaikan infrastruktur serta layanan publik yang sempat lumpuh total akibat musibah tersebut.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan bahwa pemerintah tidak ingin membiarkan masyarakat berjuang sendirian di tengah masa sulit. Fokus utama penanganan saat ini mencakup normalisasi jaringan listrik, pemulihan akses komunikasi internet, hingga perbaikan fasilitas vital lainnya yang mengalami kerusakan parah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar proses rehabilitasi ini berjalan efektif.

Dalam penjelasannya, Tito menyebutkan bahwa seluruh sumber daya manusia dan logistik telah dikerahkan secara masif demi memastikan aktivitas warga kembali stabil. “Nah kemudian, pemerintah, di bawah [perintah] Bapak Presiden Prabowo mengerahkan semua kekuatan untuk memperbaiki. Saya tahu ini listrik semua mati dulu. Internet mati,” ujar Tito dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu (22/2/2026).

Kehadiran jajaran kementerian di lapangan bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk dukungan moral nyata bagi para korban. Tito bahkan telah berada di lokasi terdampak sejak awal bulan suci untuk memimpin langsung koordinasi pemulihan. Langkah strategis ini diambil guna memangkas jalur birokrasi agar bantuan serta material perbaikan bisa tersalurkan tanpa hambatan berarti.

“Saya dari hari pertama puasa, itu sudah di Aceh Tamiang. Satu minggu ini memang sengaja saya ingin menyampaikan pesan. Kehadiran saya langsung bertemu Bapak-Ibu sekalian, menunjukkan bahwa pemerintah pusat itu tidak diam. Kita akan selesaikan permasalahan-permasalahan yang ada,” tutur sang Mendagri dengan optimis saat meninjau lokasi terdampak.

Upaya masif ini turut melibatkan kolaborasi erat antara TNI, Polri, Kementerian PUPR, dan jajaran pemerintah daerah setempat. Selain membenahi kerusakan fisik, pemerintah juga memberikan atensi khusus pada aspek psikososial warga, terutama di tengah kekhusyukan bulan Ramadan. Dengan pengerahan kekuatan penuh atas arahan Presiden Prabowo, target normalisasi wilayah ditargetkan selesai dalam waktu singkat sehingga roda ekonomi dan sosial masyarakat di Aceh dapat segera berputar kembali seperti sedia kala. (Sen)

Share it:

Baca Juga