Polresta Samarinda Sidak Bapokting, Stok dan Harga Jelang Ramadan Dipastikan Stabil

Wawali bersama Polresta Samarinda saat melakukan sidak Bapokting jelang hari besar keagamaan. (Humas Polresta Samarinda)

Seantero.id, SAMARINDA – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, Polresta Samarinda melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengintensifkan pengawasan bahan kebutuhan pokok dan penting (bapokting) melalui inspeksi mendadak (sidak), Kamis (12/2) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita itu dipimpin Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, didampingi jajaran Polresta Samarinda, di antaranya Kabag Ops Kompol Zarma Putra, Kasat Reskrim AKP Agus Setyawan, Wakasat Intelkam AKP Amiruddin, serta Kasubdit Eksus IPTU Heri Triyanto. Turut hadir unsur TNI, Pemkot Samarinda, Bulog, BPOM, Bank Indonesia, Kejaksaan Negeri Samarinda, dan instansi terkait lainnya.

Sidak menyasar sejumlah titik distribusi dan perdagangan, yakni Pangkalan LPG Toko Harapan di Jalan Dr. Sutomo, Pasar Segiri, SPBU Pertamina 64.751.14 di Jalan Urip Sumoharjo, serta Indogrosir.

Dari hasil pengecekan, secara umum stok dan harga kebutuhan pokok dinilai relatif stabil. Di pangkalan LPG ditemukan adanya selisih berat tabung yang diduga akibat proses penyimpanan sekitar tiga hari sehingga berpotensi terjadi penguapan. Namun, selisih tersebut masih dalam batas wajar dan akan ditindaklanjuti pada tingkat pengisian.

Sementara itu, pengukuran bahan bakar minyak (BBM) menggunakan bejana tera di SPBU tidak menemukan indikasi kecurangan takaran.

Di Pasar Segiri, harga sejumlah komoditas terpantau stabil dengan stok mencukupi. Harga bawang putih tercatat Rp42.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, ayam potong Rp32.000 per kilogram, dan cabai Rp65.000 per kilogram. Sedangkan di Indogrosir, stok beras dipastikan akan kembali tersedia pada akhir bulan ini.

Mewakili Kapolresta Samarinda, Kompol Zarma Putra menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas distribusi dan harga bahan pokok selama Ramadan.

“Polresta Samarinda akan terus memperketat pengawasan distribusi dan harga bahan pokok. Kami tidak akan mentolerir adanya penimbunan, manipulasi takaran, maupun permainan harga yang merugikan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menambahkan, secara umum kondisi pasokan bahan pokok masih aman dan terkendali. Ia juga meminta seluruh pelaku usaha tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

“Kami bersama Polresta dan instansi terkait memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia. Kendala distribusi akibat cuaca diperkirakan segera normal, dan kami minta tidak ada pihak yang memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar,” ujarnya.

Kegiatan sidak berakhir sekitar pukul 12.00 Wita dalam situasi aman dan kondusif. Pemerintah dan aparat penegak hukum memastikan pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat Samarinda. (*)

Share it:

Baca Juga