Seantero.id, JAKARTA – Kemacetan lalu lintas menjadi persoalan meresahkan di sejumlah kota besar di Indonesia, aktifitas masyarakat yang padat, pertumbuhan kendaraan yang tinggi dan keterbatasan infrastruktur jalan memicu masalah tersebut.
Kemacetan turut menjadi pembahasan TomTom Traffic Index, sebuah platform yang menganalisis persoalan kepadatan lalu lintas di ratusan kota di dunia, diambil dari data kecepatan dan lokasi kendaraan secara real time.
Data tersebut didapatkan melalui perangkat GPS yang terpasang di kendaraan serta dianalisis untuk mengetahui tingkat kemacetan atau seberapa padat kondisi jalan raya.
TomTom Traffic Index belum lama ini telah merilis daftar kota termacet di dunia, juga menyurvei sejumlah kota di Tanah Air yang dinyatakan dalam 20 kota termacet.
Berikut lima kota yang tercatat sebagai daerah termacet di Indonesia versi TomTom Traffic Index.
1. Bandung
Daerah yang memiliki julukan Kota Kembang tersebut berada di posisi ke-16 sebagai kota termacet di dunia, dan di Indonesia sendiri kota tersebut menempati puncak sebagai kota termacet.
Kepadatan lalu lintas di ibu kota Jawa Barat tersebut dipicu oleh tingginya volume kendaraan, khususnya pada momen liburan, akhir pekan, dan meningkatnya jumlah para wisatawan yang masuk di kota tersebut.
2. Jakarta
Meski kerap disebut-sebut sebagai daerah yang sangat macet oleh masyarakat Tanah Air, Data TomTom Traffic Index mencatat bahwa tingkat kemacetan di kota tersebut di bawah Bandung, berada di posisi nomor 2, dengan tingkat kemacetan rata-rata mencapai 59,8 persen.
Ibu kota negara Indonesia saat ini tersebut berada di posisi ke 24 kota termacet di dunia. Tingginya mobilitas penduduk, aktivitas ekonomi yang terpusat, dan menjadi wilayah pertemuan arus kendaraan dari Bogor, Depik, Tangerang dan Bekasi membuat lalu lintas makin padat.
3. Medan
Kota di Sumatra Utara ini masuk dalam deretan sebagai kota termacet di Tanah Air, wilayah tersebut juga tercatat menduduki peringkat 54 termacet di dunia.
Pertumbuhan kendaraan yang tidak diimbangi dengan pengembangan infrastruktur jalan memadai, menjadikan lalu lintas makin padat di wilayah tersebut.
4. Palembang
Kota yang dikenal kulinernya tersebut dinobatkan sebagai kota termacet ke empat di Indonesia dan ke 66 di dunia.
Kepadatan lalu lintas di kota tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah kendaraan pribadi dan aktivitas masyarakat yang terus berkembang.
5. Surabaya
Wilayah yang dikenal sebagai Kota Pahlawan tersebut menempati posisi ke lima terpadat di Indonesia dan di posisi ke-164 termacet di dunia. Aktivitas industri, perdagangan, memicu kepadatan lalu lintas di kota tersebut.(Dd)









