PENAJAM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menggencarkan edukasi pengelolaan sampah sejak dini melalui program Pelajar Ikut Aktif Kelola Sampah atau Pelita Kesah.
Program ini menyasar pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga panti asuhan dan pondok pesantren, dengan mengajarkan mereka prinsip pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 DLH PPU, Kamaruddin, mengatakan bahwa Pelita Kesah dirancang agar pelajar dapat memahami pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dini.
“Dengan edukasi ini, kami ingin membangun kesadaran mengelola sampah dari tempat yang paling dasar,” ujarnya, Rabu (21/5).
Dalam praktiknya, para siswa diajarkan memilah sampah organik dan anorganik, mendaur ulang sampah menjadi barang kreatif, serta mengolah limbah organik menjadi kompos. Selain itu, DLH juga mendorong pembentukan bank sampah di sekolah.
Lewat bank sampah ini, pelajar bisa menyetorkan sampah anorganik yang kemudian dihitung sebagai tabungan, yang hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah atau pribadi.
“Kami ingin perubahan ini berkelanjutan, bukan hanya ramai di awal lalu hilang,” kata Kamaruddin.
DLH berharap program ini bisa menumbuhkan kesadaran yang meluas, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di rumah.
“Semoga kebiasaan baik terbawa sampai ke lingkungan rumah,” tutup Kamaruddin.
(Adv/Diskominfo PPU)









