Kades Batuah Dorong Investigasi Limbah Tambang, Minta DPRD Kukar Libatkan ESDM dan DLHK

by

redaksi

Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid saat melakukan tinjauan warga sekitar terdampak banjir .
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid saat melakukan tinjauan warga sekitar terdampak banjir . Foto : Mia/Seantero.id

Seantero.id – Kukar – Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, mendorong agar DPRD Kukar bersama instansi terkait segera melakukan investigasi langsung ke lapangan guna memastikan penyebab utama banjir dan limbah di RT 021 Dusun Surya Bhakti. Hal ini penting untuk menentukan siapa pihak yang paling bertanggung jawab atas pencemaran tersebut.

Menurutnya, kunjungan lapangan bersama harus segera dilakukan agar tidak ada pihak yang saling menyalahkan, terutama antara perusahaan tambang dan faktor alam. 

Ia menyebut, pihak perusahaan selama ini berdalih bahwa genangan air dan limbah yang terjadi diakibatkan oleh kondisi alam dan keberadaan beberapa perusahaan lain di sekitar wilayah terdampak.

“Karena pihak perusahaan beralasan ini terjadi karena faktor alam dan pengaruh beberapa perusahaan lain di sekitar warga, maka kita akan undang semua pihak, termasuk ESDM Kaltim, DLHK Kukar bahkan Balai Sungai,” ujar Rasyid.

Rasyid menyampaikan, selama ini warga hanya menjadi korban tanpa ada kejelasan tanggung jawab. Dengan hadirnya lembaga teknis dan pengawasan lingkungan dalam investigasi lapangan, diharapkan ada hasil objektif yang bisa dijadikan dasar tindakan penyelesaian.

Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah sekitar, bila memang dampaknya saling terkait. 

“Kalau perusahaan merasa bukan mereka sendiri penyebabnya, maka kami minta semua perusahaan yang terlibat dalam kerusakan ini ikut menyelesaikan persoalan,” katanya.

Langkah ini, menurut Rasyid, akan menjamin keadilan bagi warga dan tidak menghambat aktivitas pertambangan selama tanggung jawab lingkungan tetap dijaga. Rasyid berharap DPRD Kukar bisa mengambil langkah konkret setelah RDP. 

“Jangan sampai setelah RDP, semuanya menguap tanpa solusi. Masyarakat menunggu bukti nyata,” pungkasnya. (Mia/ADV)

Share it:

Baca Juga