Produksi Ikan di PPU Melimpah, Dinas Dorong Olahan Perikanan

by

redaksi

MAMPU MENGATASI. Ketersediaan ikan di PPU masih jauh di atas kebutuhan masyarakat, sehingga mencatat surplus produksi setiap tahunnya.
MAMPU MENGATASI. Ketersediaan ikan di PPU masih jauh di atas kebutuhan masyarakat, sehingga mencatat surplus produksi setiap tahunnya. Foto : ist/seantero.id

Seantero.id – PENAJAM – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat surplus produksi ikan setiap tahunnya. Dengan total produksi mencapai sekitar 17 ribu ton per tahun dari sektor perikanan tangkap maupun budidaya, kebutuhan konsumsi lokal yang hanya sekitar 12 ribu ton dapat terpenuhi dengan baik.

Surplus ini menjadikan ketahanan pangan di sektor perikanan PPU berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

Kepala Dinas Perikanan PPU, Rozihan Asward, menyebutkan bahwa ketersediaan ikan di PPU masih jauh di atas kebutuhan masyarakat. Dengan jumlah penduduk sekitar 200 ribu jiwa dan konsumsi rata-rata 59,9 kilogram ikan per orang per tahun, produksi lokal mampu mengatasi permintaan tersebut.

“Produksi ikan kita 17 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan masyarakat sekitar 12 ribu ton. Artinya, kita surplus,” ujar Rozihan, belum lama ini.

Ia menambahkan, kelebihan produksi tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan dalam daerah, tetapi juga disuplai ke wilayah lain seperti Balikpapan.

Rozihan juga menjelaskan bahwa pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN) sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap lonjakan permintaan ikan di PPU.

“ASN di IKN belum terlalu berpengaruh karena belum ada migrasi penduduk besar-besaran. Saat ini masih didominasi oleh pekerja musiman,” terangnya.

Melihat potensi surplus ini, Dinas Perikanan PPU mendorong masyarakat dan pelaku usaha lokal untuk mengembangkan industri olahan hasil perikanan. Produk seperti ikan asin, abon ikan, hingga nugget ikan dinilai memiliki peluang pasar yang menjanjikan.

“Kita punya potensi besar untuk industri olahan ikan. Ini peluang usaha yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tutupnya.(fal/adv)

Share it:

Baca Juga