Seantero.id, PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertumbuhan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pembenahan dilakukan mulai dari pemenuhan fasilitas dasar sekolah, pembangunan ruang belajar baru hingga pemerataan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, mengatakan kebutuhan sarana pendidikan harus terus dikawal, termasuk program yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Menurutnya, meskipun pengelolaan jenjang SMA/SMK berada di tingkat provinsi, pemerintah kabupaten tetap memiliki peran untuk memastikan kebutuhan pendidikan di daerahnya tersampaikan dan mendapat tindak lanjut.
“Kalau ada peluang bantuan, harus dikawal. Jangan cuma mengusulkan lalu diam. Kita wajib aktif berkomunikasi agar pemenuhan kebutuhan sekolah di PPU benar-benar terwujud,” ujar Waris, Minggu (30/8).
Salah satu program yang tengah didorong adalah pembangunan SMA baru. Pemprov Kaltim disebut telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp8 miliar untuk mendukung pembangunan ruang belajar, laboratorium hingga fasilitas olahraga.
Selain jenjang SMA, Pemkab PPU juga memberi perhatian terhadap akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
Penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) serta pemerataan lokasi layanan pendidikan khusus dinilai penting agar siswa tidak harus menempuh perjalanan terlalu jauh menuju pusat kabupaten.
Ketersediaan tenaga pendidik pendamping juga menjadi perhatian. Pemenuhan guru pendamping bagi anak berkebutuhan khusus dinilai perlu diperkuat seiring kebutuhan layanan pendidikan inklusif di PPU.
“Penambahan ruang belajar di titik-titik strategis diharapkan mampu memangkas jarak tempuh siswa inklusi yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kabupaten,” tegasnya.
Di sisi lain, pembenahan pendidikan juga mencakup perbaikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan. Pengadaan sarana penunjang pembelajaran serta optimalisasi fasilitas asrama siswa menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan dan kualitas proses belajar.
Waris menilai peningkatan sarana pendidikan perlu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Terlebih, posisi PPU sebagai salah satu daerah penyangga IKN membuat kebutuhan terhadap sumber daya manusia berkualitas semakin besar.
Sinergi antara Pemkab PPU dan Pemprov Kaltim diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan pendidikan dari jenjang dasar hingga SMA/SMK.
Dengan fasilitas yang lebih memadai dan layanan yang semakin merata, generasi muda PPU diharapkan memiliki bekal untuk menghadapi peluang sekaligus persaingan yang muncul seiring perkembangan IKN. (Adv)









