Seantero.id, NTT – Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu, masih membuat was-was warga setempat. Hingga saat ini tercatat ada 185.131 warga yang mengungsi pasca guncangan besar tersebut.
Keterangan terkait jumlah para pengungsi tersebut disampaikan Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam tayangan YouTube BNPB, 25 Agustus 2026.
“Hingga hari ini kami mencatat 185.131 orang mengungsi, baik itu pengungsi yang mandiri maupun pengungsi yang ada terpusat,” ungkap Berton.
“Hari ini kami mencatat pengungsi yang baru sebanyak 4.804,” jelasnya.
Sebelumnya ia juga mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia yang mengalami penambahan, hingga menjadi total 103 orang.
“Saat ini pada hari ini kami mencatat ada tambahan tiga jiwa meninggal menjadi 103 untuk hari ini,” tuturnya.
Adapun rinciannya adalah korban meninggal di Manggarai berjumlah 41 orang, Manggarai Timur 34 orang, Nagekeo 13 orang, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 3 orang dan Manggarai Barat 1 orang.
Untuk korban luka-luka gempa bumi magnitudo 7,7 tersebut pihaknya mencatat ada sekitar total 1,666 orang yang berasal dari sejumlah wilayah di NTT. (Dd)









