Puan Maharani Curhat Maraknya Hoaks yang Menerpa DPR RI

Ketua DPR RI Puan Maharani (Instagram: @puanmaharaniri)

Seantero.id, JAKARTA – Saat Rapat Paripurna Masa Persidangan I tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, 14 Agustus. Ketua DPR RI, Puan Maharani. Menyinggung maraknya berita bohong atau hoaks di ruang digital saat ini, termasuk kutipan tidak benar yang mengatasnamakan dirinya.

Puan Maharani mengatakan derasnya arus informasi di ruang digital kiranya jangan sampai memecah belah masyarakat dan memperuncing polarisasi.

“Kita harus menjaga ruang publik agar tidak dikuasai oleh politik kebencian, polarisasi dan kepentingan yang memecah belah,” ungkap Puan saat sidang.

Menurutnya, tidak dipungkiri perkembangan teknologi digital saat ini mampu memperluas kesempatan masyarakat untuk mendapatkan informasi, menyampaikan kritik ataun inspirasi menjadi lebih mudah.

Namun demikian, ia berharap agar kemudahan tersebut tidak dijadikan sebagai sarana untuk menyebarkan hoaks atau upaya memecah belah persatuan.

“Derasnya arus informasi juga membawa tantangan tersendiri yaitu berupa disinformasi, hoaks, serta konten yang dimanipulasi atau dilepaskan dari konteksnya, yang dapat memperuncing polarisasi dan mengaburkan batas antara kritik yang membangun dengan provokasi yang memecah belah,” jelasnya.

Ia kemudian secara khusus menyinggung adanya informasi tidak benar yang pernah menyasar DPR yang saat ini dipimpinnya, seperti adanya sejumlah konten yang mencatut nama dirinya atau sejumlah anggota DPR.

“Dalam konteks DPR RI, juga ditemukan berbagai informasi yang tidak benar, seperti kutipan palsu yang mengatasnamakan pimpinan atau anggota DPR. Informasi keliru mengenai sikap DPR terhadap pembahasan Rancangan Undang-Undang, serta penggunaan video lama dengan narasi baru yang tidak sesuai konteks,” jelas Puan Maharani. (Dd)

Share it:

Baca Juga