Seantero.id, JAWA BARAT – Beberapa warga Jawa Barat hingga Yogyakarta digegerkan dengan penampakan astronomi langka pada 11 Juli 2026, hingga viral.
Pada hari tersebut sejumlah warga menyaksikan sebuah benda langit yang diduga kuat sebagai meteor berukuran besar melintas cepat dengan pancaran cahaya berwarna hijau kebiruan yang cukup terang.
Fenomena langka tersebut juga dilaporkan memicu suara dentuman yang sangat keras, terdengar jelas oleh banyak warga di wilayah Cirebon, Jawa Barat.
Momen jatuhnya benda langit yang diduga meteor berukuran besar tersebut terekam kamera amatir warga hingga videonya kemudian viral di media sosial, menjadi sorotan banyak pihak termasuk mantan Direktur Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
Melalui akun media sosial X nya @daryono, ia mengonfirmasi adanya laporan visual terkait bola api raksasa yang membuat heboh banyak warga tersebut.
“Fenomena astronomi meteor jatuh di langit Pulau Jawa, meteor jatuh itu berbentuk bola api berekor hijau kebiruan, 11 Juli 2026 kurang lebih pukul 21.30,” tulisnya.
Ia menyebut tengah menelusuri korelasi antara jatuhnya meteor yang dimaksud dengan suara dentuman misterius yang dirasakan oleh sebagian warga pantura Jawa Barat.
“Suara dentuman yang terjadi di Cirebon jam berapa ya? Siapa tahu ada kaitannya?,” ujarnya mengajak warga untuk mencocokan waktu kejadian.
Hingga saat ini, pihak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ataupun stasiun pemantau astronomi terkait, masih melakukan pengumpulan data untuk memastikan titik jauh dan ukuran pasti dari benda luar angkasa yang diduga mateor raksasa tersebut.(Dd)









