Seantero.id, JAKARTA – Ginka Febriyanti Ginting tengah menjadi sorotan publik Tanah Air, di usianya yang ke-27 tahun, sosok yang pernah menjadi Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison) yang merupakan relawan pendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 lalu, resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Retail.
Sebagai koordinator, Ginka Febriyanti Ginting kerap menghadiri berbagai agenda kampanye dan konsolidasi menjelang pemungutan suara Pilpres 2024 lalu.
Ginka Febriyanti aktif menjadi pembicara di sejumlah daerah di Indonesia, menyampaikan target kemenangan penuh bagi pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming.
Rekam jejak Ginka sebagai relawan politik di pilpres, ditambah usianya yang relatif masih muda 27 tahun mencuri perhatian banyak pengamat dan para netizen.
Muncul pertanyaan mendasar terkait kelayakan seorang komisaris, apakah hanya diukur dari afiliasi politik, atau perlu dilihat secara komperhensif melalui rekam jejak kapasitas kepemimpinannya.
Kritik tajam yang berkembang di media sosial, sebagian besar berpusat pada usia Ginka yang dinilai masih sangat muda untuk menduduki posisi Komisaris salah satu anak usaha PT Pertamina.
Penunjukan posisi komisaris pada anak usaha menjadi kewenangan mutlak pemegang saham yang disesuaikan dengan mekanisme korporasi serta regulasi yang berlaku di lingkungan perusahaan. Pihak Pertamina Retail telah menyampaikan komitmennya untuk dapat memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat dengan memastikan kualitas layanan.
Mengutip laman Pertamina Retail, Ginka Febriyanti Ginting mendampingi Komisaris Utama Lia Itok Garbianto dan Komisaris Devi Taurisa.(Dd)









