Seantero.id, JAWA TENGAH – Saat kunjungan kerjanya di Dusun Krembeng, Desa Hardimulyo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Mengungkap masih adanya ribuan desa atau dusun yang belum menikmati fasilitas listrik.
Pihak Kementerian ESDM mencatat, hingga saat ini masih ada 5.700 desa dan 4.400 dusun di Indonesia yang belum mendapatkan akses listrik.
“Saya sampaikan bahwa masih ada ribuan desa dan dusun yang belum ada listrik,” ungkap Bahlil Lahadalia.
Terkait hal tersebut guna mempercepat penyediaan listrik di sejumlah pelosok di tanah air, pemerintah Indonesia menaikan alokasi anggaran program kelistrikan pada tahun 2026, menjadi Rp 10,3 triliun.
“Negara harus hadir untuk melayani seluruh rakyat,” lanjutnya saat meninjau pelaksanaan program Listrik Desa.
Bahlil mengatakan lonjakan anggaran tersebut meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, yang dialokasikan sebesar Rp 3,6 triliun.
Ia menyinggung daerah terpencil kerap dinilai tidak layak secara bisnis bagi perusahaan publik, namun pemerintah tidak boleh hanya menghitung untung rugi, karena memiliki tugas melayani rakyat.
“Secara bisnis tentu tidak ekonomis, tetapi pemerintah tidak boleh hanya mengitung untung rugi, tugas negara adalah melayani rakyat,” kata Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.(Dd)









