Disnaker PPU Dorong Lulusan SMP Kejar Paket C, Mayoritas Lowongan Kerja Kini Syaratkan SMA

Sekretaris Disnakertrans PPU, Evi Viola Violeta. (Berbi Ollan/Seantero)

Seantero.id, PENAJAM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong masyarakat yang masih berpendidikan terakhir SMP untuk melanjutkan pendidikan melalui program Paket C. Langkah tersebut dinilai penting karena sebagian besar lowongan pekerjaan dan pelatihan kerja saat ini mensyaratkan minimal lulusan SMA atau sederajat.

Sekretaris Disnakertrans PPU, Evi Viola Violeta, mengatakan rendahnya tingkat pendidikan masih menjadi salah satu kendala masyarakat dalam mengakses peluang kerja yang lebih baik.

Menurutnya, lulusan SMP umumnya hanya memiliki pilihan pekerjaan yang terbatas, sehingga berpotensi memengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga.

“Kita bekerja itu minimal paketnya setara SMA. Karena kalau hanya lulusan SMP, pilihan pekerjaannya sangat terbatas dan penghasilannya juga relatif lebih rendah,” kata Evi, Selasa (2/6).

Ia menjelaskan, pemerintah telah menyediakan program pendidikan kesetaraan berupa Paket A, Paket B, dan Paket C yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan jenjang pendidikan.

Bahkan bagi masyarakat yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya kategori prioritas, tersedia fasilitas pembiayaan untuk mengikuti program tersebut.

“Kalau mereka masuk dalam kategori prioritas di data sosial ekonomi, ada fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk mengikuti program paket. Sayang kalau kesempatan itu tidak digunakan,” ujarnya.

Evi menuturkan, saat ini hampir seluruh pelatihan keterampilan yang difasilitasi Disnakertrans maupun lembaga pelatihan lainnya mensyaratkan peserta minimal lulusan SMA.

Salah satunya adalah pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang banyak dibutuhkan dunia industri.

“Sebagian besar kejuruan atau pelatihan yang kami fasilitasi mensyaratkan minimal SMA. Jadi kalau pendidikan terakhir SMP, peluang untuk mengikuti pelatihan juga menjadi terbatas,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya mendorong masyarakat yang belum menamatkan pendidikan menengah untuk memanfaatkan program pendidikan kesetaraan yang telah disediakan pemerintah.

Selain membuka peluang kerja yang lebih luas, peningkatan pendidikan juga menjadi bekal untuk mengikuti berbagai program peningkatan kompetensi yang digelar pemerintah.

Evi menilai fasilitas pendidikan yang diberikan pemerintah daerah sudah cukup memadai dan perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

“Sekarang pemerintah sudah memberikan berbagai kemudahan. Ada program pendidikan kesetaraan, ada juga bantuan pendidikan. Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatkannya,” katanya.

Evi bilang, kebutuhan tenaga kerja saat ini semakin kompetitif sehingga pendidikan menjadi salah satu syarat utama yang harus dipenuhi pencari kerja.

Terlebih Kabupaten PPU tengah berkembang sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diperkirakan akan membuka banyak peluang kerja baru.

“Kita ingin masyarakat lokal bisa bersaing dan mendapatkan kesempatan kerja yang lebih baik. Karena itu pendidikan menjadi hal yang sangat penting,” pungkasnya. (Bey)

Share it:

Baca Juga