Seantero.id, SOLO – Mantan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Menanggapi secara singkat terkait beredarnya video yang menyampaikan narasi adanya tiga tokoh yang diduga terlibat di belakang kasus tudingan ijazah palsu yang dialamatkan padanya.
Dalam komentarnya, Jokowi menyebut tidak ingin berspekulasi, dan lebih memilih menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut pada proses hukum yang berlaku.
“Saya tidak mau berspekulasi, dan saya tidak mau menuduh siapapun,” ungkap Jokowi dengan tegas, Jumat (3/4/2026).
“Biarkan proses hukum dan proses yang lain berjalan apa adanya,” lanjutnya.
Menurutnya, dalam situasi yang tengah dihadapinya, semua pihak kiranya dapat mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Sosok yang juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo tersebut juga mengingatkan agar masyarakat di Tanah Air tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Ayah dari Gibran Rakabuming tersebut mengatakan agar publik dapat lebih bersikap waspada dengan isu yang berkembang di media sosial, hingga tidak merugikan pihak tertentu.
Ia mengingatkan tentang pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi isu yang beredar, khususnya yang berhubungan dengan nama baik seseorang.
Di ketahui, video yang di dalamnya menyampaikan narasi tentang dugaan keterlibatan tokoh publik dalam kasus ijazah palsu Jokowi, banyak beredar di platform YouTube. Adapun sejumlah tokoh yang dikaitkan tersebut seperti Puan Maharani, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) , dan juga Habib Rizieq Shihab.(Dd)









