3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Kedubes AS Jadi Sasaran Ribuan Pengunjuk Rasa

3 Prajurit TNI gugur di Lebanon (YouTube: Sekretariat Presiden)

Seantero.id, JAKARTA – Buntut gugurnya 3 prajurit TNI di Lebanon Selatan akibat serangan dari militer Israel, Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia di Jakarta Pusat menjadi sasaran aksi unjuk rasa, pada Minggu (5/4/2026).

Aksi unjuk rasa yang diprakarsai oleh Majelis Ormas Islam (MOI), mengecam keras apa yang telah dilakukan militer Israel yang telah menyerang prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNIFIL).

Masa aksi mencapai ribuan tersebut memadati kawasan Jalan Merdeka Selatan arah barat mulai pukul 08.30 WIB, kerumunan tersebut meluas hingga gerbang Monumen Nasional (Monas) dekat Stasiun Gambir.

Aksi bertajuk “Berjuta Doa untuk Syuhada” tersebut diikuti peserta unjuk rasa yang umumnya mengenakan gamis putih, dan beberapa di antaranya membawa atribut Palestina.

Di sisi sebrang Kedutaan AS, dibuat panggung untuk menyampaikan orasi, dengan latar para prajurit TNI yang gugur.

Adapun ketiga prajurit yang fotonya dipasang tersebut adalah Kopda Farizal Rhomadhon, Mayor Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Serka M Nur Ichwan.

Menuju waktu siang, massa aksi terus bertambah, mereka rela berpanas-panasan di bawah terik matahari demi menyuarakan aspirasinya.

Selain melakukan doa bersama untuk 3 prajurit TNI yang gugur di Lebanon tersebut, para pengunjuk rasa juga menyuarakan sejumlah isu, termasuk terkait kemerdekaan Palestina dari tangan Israel.(Dd)

Share it:

Baca Juga