Seantero.id, PAPUA – Dunia penerbangan Tanah Air berduka, dua pilot perusahaan maskapai PT Smart Aviation, Egon Erawan dan Baskoro Adi meninggal dunia dalam insiden penembakan di Bandara Korowai Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).
Pesawat Cessna PK-SNR milik PT Smart Air Aviation rute Tanah Merah-Danawage/Koroway Batu yang dijalankan dua pilot tersebut dilaporkan ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Dua pilot pesawat tersebut sempat melarikan diri ke hutan, namun mereka tertangkap oleh pelaku yang kemudian ditembak di landasan pesawat hingga menghembuskan nafas.
kabar meninggalnya dua pilot tersebut menjadi duka mendalam bagi pihak perusahaan maskapai PT Smart Aviation. Melalui akun Instagram resminya @smart.cakrawala.aviation, 12 Februari 2026, disampaikan ungkapan turut berduka cita dan doa bagi almarhum.
“Hari ini langit terasa berbeda. Kami kehilangan dua sosok terbaik, pilot, guru, dan keluarga. Smart Aviation turut berduka cita sedalam-dalamnya,” tulisnya.
Pihak maskapai menyampaikan rasa terima kasihnya atas pengabdian dua pilot yang dinilai telah banyak berperan di Smart Aviation.
“Selamat jalan. Terima kasih atas pengabdian yang luar biasa selama ini di Smart Aviation. Kalian terbang tinggi membawa harapan akan kesejahteraan masyarakat Indonesia, semoga diberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan,” doanya.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo. Dalam keterangannya mengatakan bahwa jenazah dua pilot yang menjadi korban penembakan telah diamankan dievakuasi ke Tanah Merah.
Ia mengkonfirmasi keadaan penumpang para pesawat tersebut dalam keadaan selamat, meskipun tidak menjelaskan secara detail kondisinya.
Penerbangan yang mengalami insiden tersebut mengangkut dua kru atau pilot, 12 penumpang dewasa, dan satu bayi di dalamnya.
Adapun kondisi pesawat Smart Air yang dijalankan dua pilot tersebut mengalami kerusakan akibat tembakan, di sisi kanan jendela pecah dan ada kebocoran tangki avtur.(Dd)









